Friday, October 3, 2014

Ampenan, Kota Tua Peninggalan Belanda

Ampenan merupakan salah satu kecamatan yang nuansanya paling klasik di pulau Lombok, karena arsitektur bangunan bangunannya dominan bernuansa jaman Belanda dulu masih banyak berdiri kokoh hingga sekarang. Ampenan sebenarnya adalah kota pelabuhan pada jamannya, karena di ampenan ini dahulunya merupakan satu satunya pelabuhan di pulau Lombok, yang di bangun oleh Belanda berkisar antara tahun 1948, yang sekarang hanya tersisa patok patok besi , sebuah katrol yang sudah karatan, dan deretan bangunan bangunan dari penduduk yang datang dari seluruh penjuru negri, mulai dari kampung Tionghoa, kampung Bugis, kampung Melayu, kampung Jawa, kampung Bali, kampung Arab dan dari daerah lainnya yang heterogen hidup di sini, dengan berbagai bentuk ciri khas dari setiap daerah tersebut, mulai dari komunitas pecinaan, klenteng Budha Dharma, makam Tionghhoa dan Pura Hindu,  karena itu pulalah kota Ampenan  di sebut sebut sebagai kota miniatur dari Indonesia. Pada saat kita menjelajah kota inipun kita akan di manjakan dengan beragam kuliner khas dengan suasana kolonialnya, seperti warung mie, es kelapa muda, dan tentunya masakan masakan khas Lombok juga banyak di temukan di kota ini. Dan satu hari berwisata di kota ini akan semakin berkesan karena pengunjung dapat menikmati keindahan alam berupa terbenamnya matahari atau sunset di pantai puing puing pelabuhan yang tidak akan pengunjung temukan di tempat lain.
Jadi mari kita berpetualang ke jaman kolonial bersama kami yang siap menyediakan segala akomodasi untuk anda, silahkan hubungi Lombok Tour Plus di 0370- 7027587 atau bisa juga Pin BBM di 26676D76.

Kami Jamin anda akan lebih nyaman dan puas berwisata dengan kami

No comments:

Post a Comment